// API callback
showAuth({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","entry":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-316551073959552033.post-4022047140561245673"},"published":{"$t":"2015-06-04T17:23:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2016-04-26T17:24:08.017+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Artikel Media"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tips Triks"}],"title":{"type":"text","$t":"Tips: Lengkapi Mazda2 Dengan Segitiga Pengaman"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-3L15_97q1WI\/Vx9BuaSLQDI\/AAAAAAAAAf4\/OClrcO8O_cAQ4tsv8LSLbXxr1PV3safBACLcB\/s1600\/M2Unity%2BSegitiga%2BPengaman%2B001.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"400\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-3L15_97q1WI\/Vx9BuaSLQDI\/AAAAAAAAAf4\/OClrcO8O_cAQ4tsv8LSLbXxr1PV3safBACLcB\/s640\/M2Unity%2BSegitiga%2BPengaman%2B001.jpg\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nM2Unity | JAKARTA. Sebagian besar kejadian, ditabraknya mobil yang berhenti darurat di bahu jalan oleh mobil lain. Kejadian itu bisa diminimalisasi bila pengendara memasang segitiga pengaman.  \n\nProblem mogok atau berhenti darurat di jalan kerap terjadi ketika seseorang mengemudi.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSayang, Mazda2 milik kita tidak dilengkapi segitiga pengaman ini. Entah mengapa hal tersebut terjadi. Saat memutuskan melakukan perbaikan darurat, pengemudi tidak dapat memasang tanda segitiga pengaman.  \n\nSelain kondisi lalu lintas ramai dengan banyak mobil melaju kencang, banyak pengendara menjadikan bahu jalan sebagai alternatif jalur untuk menyalip.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBayangkan, bila ada mobil mogok dan sedang melakukan perbaikan darurat. Tiba-tiba ada mobil lain yang ingin menyalip via bahu jalan. Kecelakaan pun terjadi. Saat itulah pentingnya penggunaan segitiga pengaman untuk memberi peringatan lebih dini kepada pengendara lain.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHal kecil, namun sangat penting. Ibarat baju tanpa kancing… :D\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKelengkapan segitiga pengaman ini sudah termaktub dalam peraturan lalu lintas. Keberadaan segitiga pengaman menjadi syarat mutlak sebuah kendaraan. Pemakaian segitiga pengaman memiliki fungsi dan keberadaannya yang sangat penting agar pengendara yang sedang memperbaiki mobil bisa berkomunikasi dengan pengendara lain. Intinya menghindari insiden fatal.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNah, mengingat fungsinya sebagai alat komunikasi dan melihat peraturan tentang kewajiban melengkapi kendaraan dengan segitiga pengaman, pengendara mestinya sadar untuk memancangkannya ketika berhenti darurat. \n\nProsedur perbaikan darurat di jalan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerikut prosedur yang harus dijalankan bila Anda terpaksa harus berhenti darurat di jalan:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003ENyalakan lampu hazard  bila merasa mobil bermasalah. Sekaligus menginformasikan Anda menepi ke bahu jalan untuk berhenti.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EBila  siap melakukan perbaikan darurat. Tetap menyalakan lampu hazard  dan siapkan segitiga pengaman di depan dan belakang. Jarak minimal pemasangan minimal 3 meter untuk kondisi jalan lurus. Sementara untuk tikungan pastikan letaknya benar-benar aman bisa hingga berjarak 100 meter.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EPilihlah perangkat segitiga pengaman yang benar-benar baik secara kualitas. Sehingga benar bisa merefleksikan sinar, terutama kondisi malam hari.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EBila kebetulan harus memperbaiki yang di sisi luar, maka letakkan segitiga pengaman agak melebar. Agar Anda bisa leluasa melakukan perbaikan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EBila dirasa sudah selesai tetap hidupkan lampu hazard  sambil membereskan segitiga pengaman dan simpan kembali  di tempatnya.\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.m2unity.com\/feeds\/4022047140561245673\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.m2unity.com\/2015\/06\/lengkapi-mazda2-dengan-segitiga-pengaman.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/316551073959552033\/posts\/default\/4022047140561245673"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/316551073959552033\/posts\/default\/4022047140561245673"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.m2unity.com\/2015\/06\/lengkapi-mazda2-dengan-segitiga-pengaman.html","title":"Tips: Lengkapi Mazda2 Dengan Segitiga Pengaman"}],"author":[{"name":{"$t":"M2Unity"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/01237159939213397734"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-3L15_97q1WI\/Vx9BuaSLQDI\/AAAAAAAAAf4\/OClrcO8O_cAQ4tsv8LSLbXxr1PV3safBACLcB\/s72-c\/M2Unity%2BSegitiga%2BPengaman%2B001.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}}});